Minggu, 16 Desember 2012

Jenis-jenis Asuransi Jiwa

Barangkali sering terdengar istilah-istilah semacam Term Life, Whole Life dan Endowment ketika membahas tentang asuransi. Berikut ini akan dibahas tentang perbedaan istilah tersebut

  1. Term Life (Berjangka)
    merupakan asuransi jiwa yang tujuannya memberikan proteksi berjangka. Premi murah karena proteksi yang diberikan adalah dalam jangka waktu tertentu dan tidak menjamin adanya nilai tunai diakhir masa proteksi apabila tidak terjadi resiko meninggal. Contoh produknya adalah Pro Active Plus.
  2. Whole Life (Seumur Hidup)
    merupakan asuransi jiwa dengan proteksi seumur hidup atau sama dengan 99 tahun. Premi lebih mahal dari Term Life karena masa proteksi lebih panjang dan menjamin adanya nilai tunai. Contoh produknya adalah Pro Life Plus yang kini hanya tersedia dalam USD.
  3. Endowment (Dwiguna)
    merupakan asuransi dengan proteksi sampai dengan akhir kontrak, memiliki nilai tunai dan preminya lebih tinggi dibandingkan dengan Whole Life.
Singkatnya, premi berbanding lurus terhadap masa proteksi dan nilai tunai yang diharapkan. Apabila diinginkan proteksi maksimal dengan premi yang minimal maka Term Life adalah yang paling tepat. Selain itu, dalam akuntansi, premi asuransi dianggap sebagai biaya, sama seperti kita membayar iuran listrik, air atau koneksi internet misalnya.

Asuransi memang dibeli dengan harapan tidak akan pernah dipakai. Sama seperti membeli alat pemadam kebakaran, dibeli agar siap menghadapi kebakaran, tetapi berharap tidak akan pernah terjadi kebakaran.


Bagi anda yang ingin dibuatkan proposal asuransi jiwa Term Life Pro Active Plus, bisa mengirimkan data berupa:
Nama;
Usia:
Jenis kelamin:
Status merokok:

ke alamat email asuransi.murni@gmail.com
Terimakasih


Kode Agen: 397525 
No. Lisensi AAJI: 11548924 
Pin: 2ABFB5FE 
Whatsapp: 085648566303
HP: 083834808015

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar